• Breaking News

    Naran hakerek, sa mak hakarak hakerek sai

    Kamis, 28 Mei 2009

    Rambut Ketiak di Cukur atau di Cabut


    Rambut ketiak (atau bulu ketiak) yang panjang bisa menjadi sarang bakteri penyebab bau badan. Karena itu, kita perlu mencabut atau mencukurnya. Meski dicukur atau dicabut, manfaatnya sama (untuk menghilangkan rambut ketiak). Kalau dicukur, rambut akan tumbuh lebih tajam. Sementara jika dicabut, rambut akan tumbuh lebih alami, lebih lembut, dan tidak gatal. Bagi yang memiliki rambut ketiak cenderung lebat, memang sebaiknya dicukur, agar tidak menguras banyak tenaga. Namun, perlu diingat, alat yang digunakan untuk mencabut dan mencukur bulu ketiak harus bersih. Pasalnya, di bawah rambut ada akar rambut. Akar rambut inilah tempat nyaman bagi para bakteri untuk berkumpul. Jika rambut dicabut dan terjadi kerusakan minor pada akar rambut, bisa berakibat radang akar rambut yang disebut polikulitis atau bisul yang membesar. Hal ini bisa terjadi jika alat yang digunakan tidak bersih. Sebelum mencabut atau mencukur, ketiak sebaiknya dicuci sampai bersih dengan sabun antiseptik. Silet untuk mencukur juga dibersihkan dengan alkohol berkadar 10 persen. Begitu pun jika kita memilih untuk mencabut. Alat atau kain harus bersih, karena jika kulit terasa sakit, berarti terjadi peradangan dan bekasnya bisa berwarna hitam yang akan mengganggu penampilan.

    sumber : Kompas.com

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Fashion

    Beauty

    Travel